Thursday, November 5, 2015

CARA MEMASANG LINK DOWNLOAD PADA BLOG

CARA MEMASANG LINK DOWNLOAD PADA BLOG

Membuat Link Untuk Download
Sekedar pengalaman yang sudah aku alami dan sudah saya praktikkan yaitu cara memassang link download pada blog, seperti file aplikasi atau lainnya sehingga pengunjung blog bias mendownloadnya dengan mudah, Sepengetahuan saya yang terbatas ini, di dalam blog tidak bisa untuk menyimpan file exe kemudian bisa di download oleh orang lain, akan tetapi walaupun begitu ada cara lain yang bisa kita tempuh yakni menggunakan jasa situs-situs yang ada di internet yang menyediakan space untuk upload file yang kita punyai dan kemudian bisa di download lagi oleh orang lain.

Secara sederhana saya jabarkan cara kerjanya, pertama tentu saja kita harus mempunyai account pada situs tersebut, kemudian setelah mempunyai account, baru kita upload data yang ingin kita simpan, lalu setelah proses upload berhasil kita akan di beri URL address file yang kita upload. Nah langkah terakhir agar pengunjung dari blog kita bisa mendownload file tersebut adalah memasang tulisan yang mempunyai link terhadap URL address file yang kita upload tadi, jadi tentu saja orang lain bisa mendownload file yang kita pasang melalui blog kita

Agar tidak terlalu bingung, penyedia layanan ini salah satunya adalah www.ziddu.com dengan menggunakan situs ini kita bisa upload file kemudian file tersebut bisa di download lagi oleh orang lain. Untuk caranya silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :
Silahkan klik DI SINI untuk menuju www.ziddu.com

Klik tulisan Register

Isi formulir yang disediakan dengan data diri sobat

Masukkan nama yang falid

Email address --> isi dengan alamat email sobat yang masih valid.

Dialnjutkan dengan mengisi verifikasi code yang sudah tertera disampinya
Dan jangan lupa klik AGREE untuk menyetujui lalu klik sumbit
Setelah berhasil mendaftar maka akan terbuka halaman yang tuliasannya
THANK YOU lalu klik dibbawah yang bertulisan GO TO MY ACOUN
Setelah semua berhasil maka sobat baru bisa up load file-file yang sobat ingin didownloadkan
SEtelah up load selesi KLIK MY FILE maka akan keluar daftar file-file yang telah di up load dan pilih file yang akan sobat donload KLIK SHARE dan disitu ada link yang harus dicopi.

Langkah selanjutnya adalah memasukan link tadi ke dalam blog kita, saya ambil contoh link yang sudah di upload seperti ini :
link download tersebut harus diapit dengan kode HTML seperti contoh
<a href=”link download”>DOWNLOAD</a> untuk tulisan DOWLOAD bias di gonta ganti terserah sobat

misalnya:
<a href="http://www.ziddu.com/download/9854127/ebuddy150handler141.zip.html">DOWMLOAD </a>

Bagaimana cara memasukan kode diatas? tentu saja terserah sobat mau di tempatkan dimana saja, mau di sidebar, footer, atau bahkan di dalam postingan pun bisa. Saya ambil contoh didalam postingan isinya seperti ini :

Untuk men download ebuddy150handler141, silahkan anda klik link di bawah ini :
<a href="http://www.ziddu.com/download/9854127/ebuddy150handler141.zip.html">DOWNLOAD </a>

Maka nanti di blog kita akan tampil seperti ini :
Untuk men download ebuddy150handler141, silahkan anda klik link di bawah ini
DOWNLOAD

Contoh link yang saya buat diatas adalah link yang benar-benar nyata untuk didownload, silahkan sobat klik untuk membuktikannya!
Saya kira ini sudah cukup untuk pembahasan tentang cara membuat link download pada blog, mudah-mudahan dapat di mengerti dan bermanfaat. Selamat mencoba


sumber : http://king-trik.blogspot.co.id/2011/08/cara-memasang-link-download-pada-blog_13.html


TIPS PENANGANAN BIBIT TANAMAN PASCA PENGIRIMAN

TIPS PENANGANAN BIBIT TANAMAN PASCA PENGIRIMAN

Setelah melakukan pememesan bibit dan sebelum bibit datang / diterima, kami sarankan untuk segera menyiapkan terlebih dahulu media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Jika tidak tersedia sekam padi, media tanam cukup berupa campuran tanah dan pupuk. Yang penting diperhatikan, media tanamnya harus gembur (porous) agar air siraman menyerap sempurna / mengalir lancar.

Saran : hindari pemakaian pupuk kimia. Gunakam selalu pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos. Gunakan pupuk kimia hanya pada waktu dan dosis yang memang dibutuhkan.


Setelah bibit diterima, kami sarankan segera melakukan :

Pertama, Jika paket lebih dari dua hari perjalanan, sebaiknya pangkas / buang daun ( minimal 30%) dengan alat potong.

Kedua, Segera tanam bibit dalam polybag yang kami sertakan atau dalam pot dengan media yang telah dipersiapkan. Ukuran pot disesuaikan dengan ukuran tanaman. Dasar pot harus diberi lubang yang cukup agar tidak terjadi genangan air di dasar pot.

Ketiga, Siram dengan air sampai media benar-benar basah.

Keempat, Untuk sementara waktu, letakan tanaman ditempat yang teduh atau ternaungi (missal dibawah paranet atau dibawah pohon besar) sampai tanaman terlihat benar-benar segar (mungkin butuh waktu  beberapa hari atau beberapa minggu). Setelah tanaman benar-benar segar dan sehat, pindahkan ketempat dimana matahari cukup. Umumnya tanaman membutuhkan sinar matahari minimal 6 – 8 jam per hari.

Kelima, Untuk selanjutnya tinggal perawatan rutin seperti ;

Pemupukan dilakukan setiap 3 bulan sekali, atau minimal 2 kali setahun yaitu pada awal musim hujan dan awal musim kemarau.

Kami sangat terbuka untuk saling bertukar pengalaman mengenai perawatan maupun membuahkan tanaman dalam pot. Jika ada pertanyaan maupun keluhan silahkan menghubungi kami di kebun@sriwijayatani.com Salam, Sri Wijaya Tani

sumber : http://www.sriwijayatani.com/
 

Perbedaan Kurikulum 2013 dan KTSP

Kurikulum 2013 sudah diimplementasikan pada tahun pelajaran 2013/2014 pada sekolah-sekolah tertentu (terbatas). Kurikulum 2013 diluncurkan secara resmi pada tanggal 15 Juli 2013. Sesuatu yang baru tentu mempunyai perbedaan dengan yang lama. Begitu pula kurikulum 2013 mempunyai perbedaan dengan KTSP. Berikut ini adalah perbedaan kurikulum 2013 dan KTSP


No
Kurikulum 2013
KTSP
1 SKL  (Standar Kompetensi Lulusan) ditentukan terlebih dahulu, melalui Permendikbud No 54 Tahun 2013. Setelah itu baru ditentukan Standar Isi, yang bebentuk Kerangka Dasar Kurikulum, yang dituangkan dalam Permendikbud No 67, 68, 69, dan 70 Tahun 2013 Standar Isi ditentukan terlebih dahulu melaui Permendiknas No 22 Tahun 2006. Setelah itu ditentukan SKL (Standar Kompetensi Lulusan) melalui Permendiknas No 23 Tahun 2006
2 Aspek kompetensi lulusan ada keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan lebih menekankan pada aspek pengetahuan
3 di jenjang SD Tematik Terpadu untuk kelas I-VI di jenjang SD Tematik Terpadu untuk kelas I-III
4 Jumlah jam pelajaran per minggu lebih banyak dan jumlah mata pelajaran lebih sedikit dibanding KTSP Jumlah jam pelajaran lebih sedikit dan jumlah mata pelajaran lebih banyak dibanding Kurikulum 2013
5 Proses pembelajaran setiap tema di jenjang SD dan semua mata pelajaran di jenjang SMP/SMA/SMK dilakukan dengan pendekatan ilmiah (saintific approach), yaitu standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan Mencipta. Standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi
6 TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bukan sebagai mata pelajaran, melainkan sebagai media pembelajaran TIK sebagai mata pelajaran
7 Standar penilaian menggunakan penilaian otentik, yaitu mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil. Penilaiannya lebih dominan pada aspek pengetahuan
8 Pramuka menjadi ekstrakuler wajib Pramuka bukan ekstrakurikuler wajib
9 Pemintan (Penjurusan) mulai kelas X untuk jenjang SMA/MA Penjurusan mulai kelas XI
10 BK lebih menekankan mengembangkan potensi siswa BK lebih pada menyelesaikan masalah siswa

Itulah beberpa perbedaan Kurikulum 2013 dan KTSP. Walaupun kelihatannya terdapat perbedaan yang sangat jauh antara Kurikulum 2013 dan KTSP, namun sebenarnya terdapat kesamaan ESENSI Kurikulum 2013 dan KTSP. Misal pendekatan ilmiah (Saintific Approach) yang pada hakekatnya adalah pembelajaran berpusat pada siswa. Siswa mencari pengetahuan bukan menerima pengetahuan. Pendekatan ini mempunyai esensi yang sama dengan Pendekatan Keterampilan Proses (PKP).  Masalah pendekatan sebenarnya bukan masalah kurikulum, tetapi masalah implementasi yang tidak jalan di kelas. Bisa jadi pendekatan ilmiah yang diperkenalkan di Kurikulum 2013 akan bernasib sama dengan pendekatan-pendekatan kurikulum terdahulu bila guru tidak paham dan tidak bisa menerapkannya dalam pembelajaran di kelas.

sumber : https://fatkoer.wordpress.com/2013/07/28/perbedaan-kurikulum-2013-dan-ktsp/